Beranda Berita Utama Terkait Program BSPS 2013 ,Ada Praktek Pungli di Desa Wangga Baru

Terkait Program BSPS 2013 ,Ada Praktek Pungli di Desa Wangga Baru

227
0

BOLMONG-DCnews_Program Bantuan Simultan Perumahan Subsidi (BSPS) Tahun 2013 yang sedianya diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu nampaknya tidak berjalan sebagaimana mestinya.Pasalnya sampai dengan saat sekarang Program yang sudah memakan biaya sekira Rp 20.000.000 dengan asumsi (Rp 90.000/RT X 250 KK) tak kunjung ada.

Persoalan yang dibilang cukup lama dan tak jelas kapan realisasinya dipertanyakan warga Desa Wangga Baru Kecamatan Dumoga Barat Kamis(24/11/2017).

Menurut warga,Program BSPS tahun 2013 ini dijanjikan Pemerintah Desa akan terealisasi secepatnya,jika ada uang pelicin yang akan diserahkan ke pihak pemegang program.Karenanya kami mempertanyakan ke Pihak Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow,apakah program ini masih akan teralis asi.?

“Kami sudah menyerahkan uang Rp 30 ribu ke Sekretaris Desa Wangga Baru, saat itu yang mengisi formulir ada sekira 350 kepala rumah tangga”,ungkap warga.

Lanjut warga,setelah formulir di ferifikasi maka yang terpilih ada sekira 150 KK,dan pada saat itu warga yang lolos ferifikasi dimintakan uang sebesar Rp 50 Ribu dengan alasan uang pelicin ke pengurus BSPS.Tidak hanya itu,warga juga dimintakan uang Rp 10 Ribu untuk foto copy berkas.

“ Jadi Total yang kami serahkan ke Pemerintah Desa melalui Sekdes (HSM) berjumlah Rp 90 Ribu,tapi disayangkan sampai dengan saat sekarang tidak ada bantuan yang turun sesuai dengan dijanjikan.Padahal Desa-desa lain yang ada di Dumoga Barat sudah menerima bantuan tersebut”,tegas warga.

Ketika awak media melakukan konfirmasi ke Kordinator BSPS Bolmong,Badar Sangia dengan lantang dan jelas membantah dan menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Pihak Pemerintah Desa Wangga Baru.

“Program BSPS adalah program dari Pemerintah,tidak ada pungutan sebagaimana yang dilakukan oleh Sekretaris Desa”,ucap sangia.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Perumahan dan Pemukiman,Seny Terima,”Kami selaku Dinas Perumahan sangat menyayangkan jika ada tindakan Pemerintah Desa yang sudah over lap,tidak ada formulir yang kami distribusikan,karna Dinas hanya menerima semacam Proposal”,ucapnya.

Selanjutnya,Dinas Perumahan dan Pemukiman dalam menjalankan program Pemerintah memegang teguh tiga prinsip yaitu : Tanpa Potongan,Tanpa Pungutan dan Tanpa Setoran.

“Untuk Desa Wangga Baru,sampai dengan saat sekarang belum ada proposal usulan yang masuk,jadi tanyakan langsung ke Pemerintah Desa Wangga Baru kenapa belum terealisasi”,tutup Seny.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini