Beranda Terkini Diduga Ada Keterlibatan Walikota Kotamobagu, “LAKRI” Kembali Mempertanyakan Raibnya Dana Jamkesda Sejumlah...

Diduga Ada Keterlibatan Walikota Kotamobagu, “LAKRI” Kembali Mempertanyakan Raibnya Dana Jamkesda Sejumlah 2,9 Milyar

222
0

Kotamobagu-DCnews_Lembaga Swadaya Masyarakat Anti Korupsi (LAKRI) Derek Ismail,Kamis (30/11/2017) , kembali mempertanyakan dugaan kasus korupsi Rp 4 Miliar dana Jaminan Kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu.Dugaan Korupsi dilingkaran Pemkot Kotamobagu yang sudah berproses hukum oleh penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut),dinilai telah mati suri bah ditelan setan.

Menggelindingnya kasus dugaan korupsi premi BPJS di instansi Polda Sulut pimpinan Brigjen Pol.Wilmar Marpaung SH kala itu,sebenarnya sudah dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Dasplin SH, MH.

“Kasus itu (maksud : korupsi BPJS Dinkes Kotamobagu), sudah diambil alih oleh Polda Sulut,” kata Dasplin.

Baca : www.bmrpost.com > 2016/06>polda-selidiki-dugaan-korupsi-bpjs-kotamobagu.

“Pernyataan Dasplin sebenarnya sudah sangat jelas,bahwa indikasi adanya korupsi di lingkaran Pemkot ada dan sudah berproses,seharusnya persoalan ini dikawal bersama agar kita bisa tau bersama apa benar atau hanya duga-duga”,jelas Derek.

Hal senada sebenarnya pernah diungkapkan Wasekjen Lidik Krimsus,Ali Imran Aduka.

Menurutnya,Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara diduga kuat terlibat dan otak dibalik raibnya dana miliaran rupiah milik rakyat miskin yang ada di Kotamobagu.Pasalnya,dari nomenklatur uang 2,9 miliar diketahui tertata pada APBD Tahun 2014 lalu dengan jumlah kurang lebih Rp 4 Milyar untuk belanja jaminan kesehatan bagi 17 ribu penduduk miskin yang ada di Kotamobagu.

Selengkapnya baca : harianjayapos.com/detail-11470-dana-rp-2,9-m-jamkesda-raib-walikota-kotamobagu-diduga-terlibat.html

Lanjut,untuk bisa menjadikan kota Kotamobagu sebagai daerah yang bersih dari praktek KKN maka walikota Kotamobagu harus memberikan pernyataan terbuka ke publik tentang kejelasan dari dugaan kasus raibnya uang miliaran rupiah milik rakyat miskin.

“Harus ada pernyataan ke publik bahwa kasus ini sudah selesai dan tidak ada lagi proses yang dilakukan pihak Polda,biar rakyat tau bahwa pemerintahan TB-JADI memang benar-benar bersih dari korupsi”,tegas Derek.

Selanjutnya ,Derek juga meminta kepada pihak yang berwajib agar bisa koperatif dan serius dalam penanganan setiap masalah yang terjadi di pemerintahan.”Polda sudah harus tegas,jika ada indikasi maka selesaikan ,jika tidak maka publikasikan biar tidak ada lagi spekulasi berfikir negatif dari masyarakat”,tutupnya.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini