Beranda Terkini KPK : Nama Yang Sudah Disebut Dalam Dakwaan Tidak Akan di Diamkan

KPK : Nama Yang Sudah Disebut Dalam Dakwaan Tidak Akan di Diamkan

195
0

Nasional-DCnews_Pasca dijemputnya Ketua DPR RI Setya Novanto di RSCM kencana malam 19/11/2017 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maka akan menjadi gerbang KPK untuk masuk menelusuri keterlibatan anggota legislatif maupun eksekutif dalam kasus E-KTP. Pasalnya,Novanto adalah Ketua DPR RI yang secara hierarki mengetahui persis apa-apa yang terjadi dalam lembaga yang dia pimpin.

Andi Narogong selaku pelaksana proyek beberapa kali melakukan pertemuan dengan sejumlah anggota DPR RI.

Dalam pertemuan tersebut kemudian disetujui anggaran senilai Rp 5,9 triliun dengan kompensasi Andi memberi fee kepada beberapa anggota DPR dan pejabat Kementerian Dalam Negeri.
Akhirnya disepakati 51 persen dari anggaran digunakan untuk proyek, sementara 49 persen untuk dibagi-bagikan ke Kemendagri, anggota DPR RI, dan keuntungan pelaksana pekerjaan atau rekanan.Dalam kasus ini, Irman didakwa memperkaya diri sebesar Rp 2.371.250.000, 877.700 dollar AS, dan 6.000 dollar Singapura.
Sementara itu, Sugiharto mendapatkan uang sejumlah 3.473.830 dollar AS.
Selain memperkaya diri sendiri, para terdakwa juga memperkaya orang lain.

Nah dalam daftar berdasarkan dakwaan yang disusun jaksa KPK,nama Olly Dondokambey yang saat itu menjabat sebagai wakil ketua banggar tercantum pada poin ke 8 (Delapan) dengan besaran uang yang diterima sekira 1,2 juta dollar AS.

” Tertangkapnya Novanto,akan menjadi signal kuat bagi KPK untuk kembali menelusuri anggota DPR RI yang terlibat.Dan bisa jadi nama-nama yang kemarin hilang dari daftar tersangka akan kembali dipanggil untuk dimintakan keterangannya”,kata Febriansyah.

Lanjut Febri, Cluster terakhir adalah pihak legislatif atau anggota DPR saat itu yang ikut dalam pembahasan anggaran proyek bermasalah. Terhadap nama-nama yang sudah disebut di dakwaan, Febri menyatakan bahwa KPK tidak akan mendiamkannya.

Terlebih saat ini, dari pihak legislatif ada yang sudah ditersangkakan oleh KPK yaitu Ketua DPR RI, Setya Novanto dan anggota DPR RI, Markus Nari‎.

” Mereka yang sudah pernah tercantum dalam surat dakwaan tidak akan didiamkan,apalagi mereka sudah ada yang menjadi gubernur,tidak bisa kpk membiarkan koruptor memimpin satu daerah,karna nantinya akan berefek buruk terhadap rakyatnya”,tutup Febri.

Sumber : Detiknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini