Beranda Terkini Welti Komaling : Keputusan Saya Telah di “Politisasi” HMI Tidak Tau...

Welti Komaling : Keputusan Saya Telah di “Politisasi” HMI Tidak Tau Duduk Persoalannya

194
0

Bolmong-DCnews_Pada hari Rabu tanggal 6 Nopember 2017 pukul 14.25 wita bertempat di pertigaan jalan masuk Kantor Bupati Desa Lalow Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow telah berlangsung aksi unjuk rasa penggalangan dana dari HMI Cab Bolmong Raya dipimpin Koorlap Abdi Firmansah bersama pengunjuk rasa dengan jumlah 15 orang.

Para pengunjuk rasa membawa pamvlet yang bertuliskan:
– Penggalangan dana koin Rp 1000,- untuk mobil dinas Ketua DPRD.
– Kunci mobil alphart ukuran besar.

Aksi unjuk rasa diawali dengan melakukan pengumpulan koin Rp 1000,- kepada pengguna jalan baik SPM roda dua dan kendaraan roda empat.

Adapun tuntutan dari pengunjuk rasa sbb :
” Menuntut adanya pergantian Ketua DPRD Welty Komaling SE.MM sehingga peristiwa yang mengorbankan kepentingan rakyat di gedung rakyat tidak terjadi kembali”.
” Menuntut Ketua DPRD Bolmong segera menandatangani dokumen APBD dan tidak menghambat program-program kerakyatan.
” Menuntut Ketua DPRD untuk meminta maaf kepada seluruh Masyarakat Bolmong dan kepada Bupati serta wakil Bupati Bolmong.

Pada pukul 14.30 wita pengunjuk rasa melanjutkan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Bolmong dan memaksa masuk untuk bertemu langsung dengan Ketua DPRD namun, di halangi oleh anggota Polres Bolmong.

Namun karena adanya negosiasi yang baik antara pengunjuk rasa dan pihak berwajib, pukul 14.40 wita masa aksi di terima oleh Sekretaris DPRD Yahya Pasa.
Dalam dialog antara sekwan dan masa aksi Yahya menyampaikan bahwa Ketua DPR tidak ada di tempat dan mengajak agar para pengunras silahkan menyampaikan aspirasinya di tempat yang sudah disiapkan di ruang aspirasi numun para pengunras tidak mau ke ruang aspirasi.

Pada pukul 15.00 wita anggota DPRD Yusra Alhabsi mendatangi pengunras memper silahkan masuk kalau hanya mau melepaskan kunci dan koin di ruangan Ketua DPRD.”asalkan jangan membuat anarkis maka silahkan taruh apa yang hendak kalian berikan” ucap Alhabsy.

Pengunjuk rasa pun masuk sampai ke ruangan Ketua DPRD dan menyerahkan kunci alphard bersama koin hasil penggalangan dana di jalan, kepada Sekwan Bpk Yahya Pasa kemudian membubarkan diri.

Ketua DPRD Bolmong ketika dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam tidak mengetahui persis apa yang terjadi di internal DPR D Bolmong.

“Niat saya baik,dinamika ini adalah mendudukkan mekanisme pembahasan pada ketentuan yang berlaku, supaya tidak ada persoalan hukum di kemudian hari”,tegas Komaling.

Tambahnya,keputusan yang dia ambil untuk tidak menandatangani Dokumen APBD sudah di politisasi,sehingga keputusan itu di anggap telah menghambat proses program-program kerakyatan.

“Keputusan saya telah di Politisir,jadi saya selaku Ketua DPR D hanya meminta ke publik untuk tidak tergerus dalam dinamika internal lembaga DPR karena kalian tidak mengetahui duduk persoalannya”,tutup Komaling //prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini