Beranda Terkini Burhanudin : Perpecahan Kepemimpinan Terjadi di Era OSO.

Burhanudin : Perpecahan Kepemimpinan Terjadi di Era OSO.

136
0

Politik–Sebab pecahnya konflik internal di partai Hanura disinyalir karena terjadinya peralihan tampuk kepemimpinan dari Wiranto ke OSO.Menurut Burhanudin, ini karena kontrol Wiranto terhadap partai semakin berkurang seiring dengan kesibukannya sebagai menteri.

Dengan kata lain, penyerahan kepemimpinan kepada OSO menjadi blunder politik tersendiri bagi Wiranto.

“Pada titik (berkurangnya kontrol) itu terjadi miss komunikasi parah di internal Hanura yang berujung pada dualisme kubu,” kata Burhanudin.

Pengamat politik dari Univeritas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun menuturkan setidaknya ada tiga faktor yang menyebabkan dualisme di Hanura.

Pertama, lambanya para pengurus menyelesaikan masalah internal sehingga justru memperkeruh persoalan.

Kedua, faktor ego dari masing-masing kubu yang ingin mempertahankan kepentingan, kekuasaan, maupun pengaruhnya di Hanura, yang berakibat meruncingnya konflik internal di Hanura.

Terakhir, kurang cepatnya Wiranto menyikapi konflik di internal Hanura.

“Itu salah satu kesalahan Pak Wiranto karena tidak cepat menyatukan, cenderung membiarkan. Itu jadi catatan, karena sebetulnya dua kubu ini beberapa hari lalu masih berharap kepada Pak Wiranto untuk bersikap,” kata Ubedilah.

Wiranto sendiri sampai saat ini belum bersikap tegas.Kemarin jum’at 19/1/30218 Wiranto menyatakan tidak mendukung baik kubu OSO maupun Daryatmo.

“Saya enggak ke mana-mana (kubu OSO atau kubu Daryatmo) gimana toh, kamu ini,” ujar Wiranto.(wis)//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini