Beranda Berita Utama LSM Lidik Pro : Pasangan Tatong-Nayodo Offside

LSM Lidik Pro : Pasangan Tatong-Nayodo Offside

188
0

Kotamobagu-DCnews_Pelaksanaan Kampanye Dialogis pasangan Tatong-Nayodo yang dirangkaikan dengan perlombaan Senam Tobelo antar kelurahan oleh Tim Pemenangan yang menamakan diri sahabat Tanpa Batas (STB) di anggap telah menyalahi aturan karena terindikasi mengangkangi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 4 Tahun 2017.

Hal ini sebagimana yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lidik Pro,Oske Sayow ,Selasa (20/2/2018).

Menurut Oske,PKPU nomor 4 Tahun 2017 pasal 46 poin 1 dan 2 sangat jelas dan gamblang mengatur tentang perlombaan dalam tahapan kampanye.

“Poin 1 menjelaskan bahwa Perlombaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 huruf d mencakup seluruh jenis perlombaan.Poin 2 menjelaskan bahwa,Perlombaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling banyak :

  1. 2 (dua) kali untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,dan
  2. 1 (satu) kali untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota’’,Jelas Oske.

Sebagaiman dilansir dari media Jurnal Mongondow senin (19/2/2018) terkait dengan kegiatan Lomba Goyang Tobelo,Ketua Panitia,Emen Pasambuna mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah berjalan beberapa hari ,dan untuk kampanye di Kecamatan Kotamobagu Barat sudah masuk hari ke dua.Berikutnya Lomba Goyang tobelo akan disesuaikan dengan Kampanye yang sudah dijadwalkan KPU Kotamobagu.

“Jadi,kalau merujuk dari penuturan ketua Panitia Pelaksana kegiatan goyang Tobelo, maka sangat jelas Pasangan Tatong-Nayodo melanggar PKPU nomor 4 Tahun 2017”,jelasnya lagi.

Seharusnya lanjut Oske,Pihak Pengawas baik itu Panwas Kecamatan ataupun PPL menjadikan ini sebagai temuan,karena terindikasi lomba ini masuk kategori pelanggaran Kampanye.

“Ada indikasi pelanggaran dilapangan pada saat jadwal Kampanye Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota,Panwas selaku pihak yang diberikan mandat oleh Negara dalam mengawasi Pilkada/Pilwako harus tegas dan jeli dalam melakukan pemantauan proses Kampanye,agar nantinya Pesta Demokrasi lima tahunan ini benar-benar akan terselenggara sebagaimana amanah Undang-Undang”,Pungkasnya.

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini