Beranda Berita Utama Meski Dikeroyok Parpol,Pasangan Jadi-Jo Berpeluang Besar Menang di Pilwako Kotamobagu

Meski Dikeroyok Parpol,Pasangan Jadi-Jo Berpeluang Besar Menang di Pilwako Kotamobagu

459
0

Opini-DCnews_Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang perubahan kedua terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peruabahan berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi pada 23 Juli 2007, yang menerima gugatan Lalu Langgalawe, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dearah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sejak itu  calon independen diakomodasi dalam  ajang pemilihan bupati, wali kota, sampai gubernur.

Bahkan ketika calon Independen dibolehkan di ajang Pilkada/Pilwako sudah ada beberapa kontestan yang mampu memenangkan kontestasi tersebut meski dikeroyok oleh partai Politik (ParPol).

Jumlah calon independen memenangkan pemilihan kepala daerah terus bertambah. Setelah Irwandi Yusuf sukses merebut kursi Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, keberhasilan serupa disusul calon perorangan di Rote Ndou, Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, dan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dalam pemilihan Bupati Rote Ndou beberapa waktu lalu pemenangkan adalah pasangan nonpartai yaitu Christian N Dillak, SH- Zacharias P Manafe. Pasangan ini mengalahkan calon independenn lain yaitu Leonard Haning MM-Drs Marthen L Saek.

Sedangkan pasangan kalah yang diusung partai adalah Marthen L. Henukh-Junus Famggidae dari PDI Perjuangan, pasangan Alfred H.J Zacharias-Steven A Mbatemooy diusung empat partai, kemudian pasangan diusung koalisi 8 partai Bernard E Pelle-Nur Yusak Ndu Ufi, serta pasangan diusung dua partai David Detaq-Yonis Messah.

Belum lama ini, tepatnya 18 Oktober 2008, pasangan independen O.K. Arya Zulkarnain-Gong Martua Siregar berhasil merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati Batubara, Sumatera Utara.

Kemenangkan O.K. Arya Zulkarnain didorong oleh ketokohannya memperjuangkan pemekaran Kabupaten Batubara dari Kabupaten Asahan. Pasangan ini mengalahkan calon dari partai politik yang berjumlah tujuh pasang.

Calon independen yang masih gres memenangkan pemilihan kepala daerah yaitu pasangan Aceng Fikri-pemain sinetron Raden Dicky Chandra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Garut, Jawa Barat. Mereka mengalahkan pasangan Rudi Gunawan dan Oim Abdurohim yang diusung Partai Golkar dan PDI Perjuangan.

Realitas Politik yang terjadi di beberapa Daerah tersebut tidak menutup kemungkinan akan berlaku di Kotamobagu yang hari ini sementara melaksanakan pesta Demokrasi lima Tahunan.

Dari pantauan media DCnews,Pasangan Perseorangan Jainudin-Suharjo berpeluang memenangkan Kontestasi Pilwako periode 2018-2023.Pasalnya dari beberapa kali pelaksanaan Kampanye Dialogis yang dijadwalkan KPU,pasangan Jadi-Jo sangat terterima di tengah-tengah masyarakat yang ada di Kotamobagu.

Terbukti,kemarin (21/2/2018) selesai melaksanakan kampanye Dialogis di Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur,dalam perjalanan pulang,pasangan Jadi-Jo dihadang oleh Ribuan masyarakat Kotobangon dan Moyag.

Ini pertanda bahwa,kekuatan partai tidak mampu membendung kecintaan rakyat terhadap Pasangan Independent.Pun Rakyat ternyata lebih melihat Figur ketimbang Partai Politik.

Perlu Diketahui ; Calon Walikota Kotamobagu,Jainudin Damopolii adalah Tokoh pemekaran Bolaang Mongondow Raya,ditambah lagi, Dia (jainudin red) adalah salah satu tokoh Pendidikan yang dimiliki masyarakat BMR.Akademi Kebidanan (AKBID),Akademi Perawat (AKPER),Sekola Menengah Kejuruan (SMK) 23 Maret,adalah bukti kongkrit hasil karya dari tangan Jainudin Damopolii.

Sedangkan Suharjo Makalalag,adalah salah satu Doktor yang dimiliki oleh masyarakat BMR.Mampu menguasai empat Bahasa asing juga mantan Birokrat.

Dari Basic dan Pengalaman yang dimiliki oleh pasangan Independen ini,tidak menutup kemungkinan,dalam ajang Pilwako Kotamobagu, Pasangan Jadi-Jo akan meraih kemenangan.//prd

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini