Beranda Berita Utama Terkait Kasus Proyek Pemecah Ombak Di Minut,KPK Akan Segera Berkodinasi Dengan Kejati...

Terkait Kasus Proyek Pemecah Ombak Di Minut,KPK Akan Segera Berkodinasi Dengan Kejati Sulut.

256
0

Jakarta-DCnews_Kasus pemecah ombak di Minahasa Utara yang merugikan Negara sebesar 8,8 Milyar akhirnya masuk ke meja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Proyek berbandrol Rp 15.299.159.300 diduga kuat telah diamputasi oleh Bupati Minahasa Utara,Vonny Aneke Panambunan (VAP) selaku aktor yang menandatangani pengusulan dan keputusan peningkatan status siaga bencana.

Melalui bagian pengaduan KPK mengatakan bahwa persoalan kasus pemecah ombak di Minahasa Utara akan segera diteruskan ke Kordinasi Supervisi KPK.

“Masalah yang terjadi di Minut akan segera ditindak lanjuti oleh Korsup KPK,nantinya Korsup akan berkordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi (KEJATI) yang ada di Sulawesi Utara”,ucap salah satu staf di bagian pengaduan.

Secara terpisah ,Hendra Jakop selaku Kordinator Lapangan dalam aksi mengatakan pihaknya sangat mensuport kinerja pihak KPK dalam penanganan korupsi yang terjadi di Indonesia.

“Kami memberikan apresiasi positif terhadap KPK karena telah menerima pengaduan dari kami.Tentunya besar harapan dari kami,agar KPK sesegera mungkin berkordinasi dengan pihak KEJATI Sulut dalam penuntasan dugaan Korupsi yang melibatkan orang nomor satu di Minut”,harap Hendra.

Diketahui,Kasus Proyek pemecah ombak di Minut telah masuk ke ranah pengadilan.
Sudah ada tiga tersangka yang ditahan oleh pihak KEJATI.Antara lain RT selaku mantan Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Utara tahun anggaran 2016 yang juga selaku KPA, SHS selaku PPK dan RM selaku Direktur PT. MMM sebagai pelaksana pekerjaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini