Beranda Berita Utama Dugaan Penghadangan Bakal Dilaporkan, Tim Jadi Jo Siapkan Bukti-bukti

Dugaan Penghadangan Bakal Dilaporkan, Tim Jadi Jo Siapkan Bukti-bukti

555
0

KOTAMOBAGU-DCnews- Setelah berupaya untuk menjegal agar pasangan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag (Jadi-Jo), tidak dapat ikut menjadi kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak berhasil. Kini upaya baru dilancarkan agar menimbulkan citra kurang baik bagi Jadi-Jo). Upaya yang dimaksud adalah dengan memberikan kesan tidak baik bagi para pendukung pasangan kualisi rakyat Kotamobagu ini.

“Mereka sengaja memancing-mancing masa agar mau berbuat anarki,” ujar salah satu Satgas Jadi-Jo.

Kejadian yang terjadi pada Kamis (29/3/2018) kemarin, dipelajari tim advokasi pasangan Jadi Jo. Sebab, menurut Ali Aduka, salah satu tim advokasi menuturkan tindakan penghadangan yang dilakukan pendukung Tatong Bara – Nayodo Kurniawan (TB-NK) sangat mengancam keselamatan Kandidat JADI-JO. Karena menurut Ali lagi, tindakan penghadangan yang dilakukan pendukung tersebut terbilang sudah diluar batas,ruas jalan yang seharusnya menjadi jalur lintas kandidat perseorangan ini,dipersempit.

“Pihak kepolisian harus menelusuri siapa-siapa oknum yang dengan sengaja mengahdang Paslon JADI-JO.Ingat,mereka adalah calon Pejabat Negara dan dilindungi oleh Undang-undang,jangan sampai ada motiv pidana yang akan mereka lakukan terhadap kandidat kami”,ucap Aduka..

Dalam video yang berdurasi kurang lebih 15 menit yang hari ini dikantongi tim advokasi pasangan JADI-JO,sangat jelas bahwa pendukung TB-NK sengaja menghadang kandidat yang saat itu dalam perjalanan menuju Kelurahan Kobo Kecil untuk melaksanakan kampanye Dialogis sebagaimana yang sudah ditetapkan Komisi Kemilihan Umum (KPU) Kotamobagu.

“Tidakan penghadangan yang berpotensi mengancam keamanan ada kemungkinan berbau pidana.Apalagi,saat satgas mau mengamankan ,mereka malah melakukan perlawanan”,tegasnya.

Diketahui,aksi penghadangan yang dilakukan oleh pihak yang menamakan pendukung TB-NK dilakukan di kelurahan Motoboi besar kecamatan Kotamobagu Timur. Bahkan diduga para pelaku sudah dalam keadaan mabuk sehingga tidak bisa lagi mengendalikan diri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini