Beranda Berita Utama Diduga Main Mata,Timsel Bawaslu Sulut Bakal “Digugat”

Diduga Main Mata,Timsel Bawaslu Sulut Bakal “Digugat”

539
0

MANADO-DCnews_Dugaan kecurangan yang dilakukan tim seleksi (Timsel) anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada saat proses tahapan berlangsung kencang bergulir.Bahkan para kontstan yang menilai kuat ada keganjalan dalam proses seleksi sudah menyiapkan barang bukti kongkalingkong Timsel yang dikomandoi Dr Ema Senewe.

Sebab akan dilaporkannya Timsel dikarenakan peserta menganggap tes wawancara yang dilakukan tidak berdasarkan aturan yang ditentukan.

Diduga secara sengaja timsel melakukan cara tidak berintegritas karena salah satu peserta calon bawaslu Sulut  mengaku dia dikanibal sejumlah timsel saat tahapan wawancara.

Saya kaget ketika ketua timsel minta untuk wawancara pertama. Begitupun peserta yang lain kaget. Biasanya wawancara ikut abjad nama.Selain itu terdapat salah satu timsel tidak melakukan wawancara hingga berujung tidak diberikan nilai akumulasi,”aku peserta yang di tahapan CAT dan psikotest di rangking dua besar.

Praktisi Hukum Unsrat Toar Palilingan saat dimintai tanggapan mengatakan, kalau ada yang keberatan silahkan ajukan karena ada mekanismenya.

“Untuk seleksi Bawaslu Memang penilaian merupakan perpaduan antara objektif dan subjektif,sepanjang yang saya tau sangat terukur sampai dengan tahapan sebelum wawancara, karena semua tahapan tersebut penilaiannya didukung dokumen yang oleh peserta bisa diminta kalau ada yang keberatan,”kata Palilingan, tadi malam

Namun lanjutnya, pada tahap wawancara dengan lingkup/ batasan materi yang ada Timsel bisa menilai respons peserta untuk selanjutnya diberi score yang mencakup penguasaan materi integritas serta leadership.

“Agenda Bawaslu tetap harus berjalan sambil mengakomodir pihak-pihak yang akan mengajukan keberatan. Dan buat teman-teman yang merasa dirugikan sebaiknya siapkan bukti-bukti dugaan adanya kejanggalan agar tidak terjadi opini timsel bekerja kurang profesional,”terangnya.(fjr/PRD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini