Beranda Berita Utama INI KATA JAINUDIN PEMICU KISRUH DI GEDUNG SITI BAROKAH

INI KATA JAINUDIN PEMICU KISRUH DI GEDUNG SITI BAROKAH

1728
0

 

Dcnews_Kotamobagu – Kabar soal adanya rencana pelaporan atas peristiwa yang terjadi antara mantan Wakil Walikota Kotamobagu Jainuddin Damopolii dan Bupati Bolaangmonggondow Yasti S Mokoagow, oleh Pemkab Bolmong.

 

Ditanggapi Jainuddin dengan tanda tanya. Sebab, menurut mantan Ketua Pemekaran Kota Kotamobagu dan Bolmut ini, peristiwa tersebut tidak mungkin terjadi jika Yasti, yang notabene adalah pemangku adat (karena seorang pemimpin daerah) bisa menjaga etika dan sopan santun.

 

“Dihadapan tamu undangan yang hadir pada hajatan keluarga di Mogolaing, tiba tiba dia (Yasti) datang dan dengan suara keras menagih hutang,” kata Papa Et sapaan akrab Jainuddin.

Merasa dipermalukan, sontak saja kata Papa Et dirinya bereaksi bermaksud bertanya apa motif dari tindak Yasti tersebut. Namun keributan tidak dapat terelakkan, sehingga hajatan yang tadinya berjalan lanjar jadi ‘kacau’ akibat ulah ‘sang pemangku adat’.

 

“Didepan saya dan pak Amin Lasena, saya merasa dihina didepan umum. Jadi saya juga rencana akan melaporkan yasti kepihak berwajib. Pak Amin Lasena sebagai saksi. Bahkan tokoh2 adat dan keluarga yang punya hajat, juga akan menemui DPRD Bolmong untuk minta pertanggung jawaban Yasti selaku pemangku adat yg telah melanggar adat dengan memicu keributan pada hajatan masyarakat,” ujar Papa Et menjelaskan melalui pesan whatapp ( WA).

 

Sekadar diketahui, pada saat kejadian tersebut Papa Et duduk semeja dengan sejumlah tokoh masyarakat Bolmong Raya yakni, Amin Lasena (Wakil Bupati Bolmut), Leksi Mamonto (Wakil Pengadilan Tinggi Manado), Nursiwin Dunggio Landjar (Istri Bupati Boltim, Muslimah Mongilong (Anggota DPRD Provinsi) dan ketua pengadilan Bitung. (Spr)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini