Beranda Berita Utama Gusri : Pasca Kunjungan Kapolda di Lokasi Potolo Saya Tidak Ber-Aktifitas Lagi

Gusri : Pasca Kunjungan Kapolda di Lokasi Potolo Saya Tidak Ber-Aktifitas Lagi

201
0

KOTAMOBAGU — Salah satu penambang asal Desa Tungoi Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow atas nama Gusri Lewan Siang tadi (10/5) di jemput Polres Kotamobagu.

Ia (Gusri red) dijemput tiem resmob dikediamannya dan dibawa ke mapolres kotamobagu guna dimintakan keterangan oleh penyidik berkenaan dengan pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang pertambangan tanpa izin (PETI).

Melalui awak media DCnews Gusri memberikan keterangan bahwa pasca Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Royke Lumowa berkunjung ke Lokasi Potolo hingga mengeluarkan intruksi agar aktifitas pertambangan tanpa izin yan menggunakan alat berat dihentikan maka dirinya langsung menaati anjuran tersebut dengan berhenti beraktifitas.

“Pasca kunjungan kapolda saat itu di Potolo,saya tidak lagi ber aktifitas di gunung rumagit guna mentaati intruksi Kapolda,adapun kegiatan yang berlangsung ditempat kami adalah murni kegiatan para penambang tradisional yang bekerja secara manual”,ungkapnya.

Atas kejadian penangkapan ini, Puluhan warga asal Desa Tungoi yang saat mendengar Gusri telah di amankan Polres Kotamobagu langsung datang dan meminta agar gusri dibebaskan.

“Di masa pandemi covid-19 kami yang meminta kepada gusri agar diberikan tempat untuk bekerja di gunung rumagit,sehingganya kalau Pihak kepolisian ingin menangkap penambang maka ratusan warga yang menggantungkan hidupnya di gunung rumagit siap untuk dipenjara”,tegas perwakilan warga tungoi,Ibu Halada.

Tambahnya,jika sampai dengan besok pagi gusri lewan belum dikeluarkan maka ratusan warga asal Desa Tungoi akan mendatangi Polres Kotamobagu.

“Kami akan menunggu sampai dengan besok pagi,jika kemudian tidak dibebaskan maka ratusan warga akan melakukan aksi di depan polres kotamobagu”,tutupnya.

Sekedar diketahui,bahwa selain meminta agar gusri lewan dibebaskan wargs juga meminta agar Stenly Wuisan agar ditangkap oleh pihak kepolisian karena patut di duga dia juga adalah salah satu pengusaha yang mendanai PETI di Potolo.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini