Beranda Berita Utama Kepala BP2MI Gerebek BLK-LN Penampungan

Kepala BP2MI Gerebek BLK-LN Penampungan

258
0

JAKARTA— Komitmen Kepala  Badan Pelindungan  Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani untuk membesarkan organisasi BP2MI serta memerangi sindikasi ternyata bukan hanya isapan jempol semata.Sore tadi (3/5/2020) Brani sapaan akrabnya atad laporan dari masyarakat, melakukan sidak dengan mendatangi langsung salah satu Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT. Tritunggal Nuansa Primatama, yang beralamat di jalan Wibawa Mukti ll, Gang Mayangsari no 79 RT 005/003 Kel. Jatisari Kec. Jatiasih, Kota Bekasi.

Dari hasil sidak ,BP2MI menemukan 89 orang Calon PMI dari enam (6) Provinsi di antaranya (Lombok NTB sebanyak 31 orang),(Lampung sebanyak 27 orang), (Palu Sulteng sebanyak 20 orang),(Kendari Sultra 3 orang) ,(Kerawang Jawa Barat sebanyak 5 orang) dan (Jatim sebanyak 3 orang).

“Kami menemukan ada 89 orang calon PMI yang ada di tempat penampungan dan akan diberangkatkan ke negara Malaysia, Singapura, Brunei.Mereka sudah ada di penampungan PT (BLK LN) sekira 7 bulan yang karena situasi pandemi Covid 19 tidak bisa diberangkatkan ke negara penempatan”,Jelas Brani.

Bahkan jelas Brani,Satu Calon PMI yang berasal dari Lombok yang masuk ke penampungan setelah terbitnya Permenaker No. 151 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Penempatan PMI, yang terbit pada tanggal 18 Maret 2020.

“Sebenarnya BP2MI sendiri melalui Deputi  Penempatan BP2MI sudah mengirimkan surat resmi permintaan pengosongan sebanyak 3 kali, tapi tidak diindahkan pihak perusahaan. Sehingga atas masalah tersebut saya perintahkan kepada perusahaan via Deputi Penempatan untuk segera memerintahkan pemulangan calon PMI ke daerah asal”,Terangnya.

Selajutnya BP2MI sudah memberikan ultimatum untuk dua hari ke depan terhitung mulai hari ini hingga Selasa, 5 Mei 2020 sudah harus dikosongkan.

“Jika tidak ditanggapi dan bahkan terkesan melawan maka saya pastikan akan menindak keras sesuai kewenangan BP2MI untuk mencabut tunda layan perusahaan tersebut. Pun Terkait kekhawatiran perusahaan bahwa para calon PMI tidak akan kembali, maka saya akan memberikan surat jaminan bila memang dibutuhkan.Jadi tidak ada lagi alasan perusahaan tidak memulangkan calon PMI tersebut. Saya tahu alasan mereka takut takut, tapi ingat berapa keuntungan yang selama ini dinikmati perusahaan pada kondisi normal”,Tegas Brani.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini