Beranda Berita Utama Strike ! VAP Jawab Pertanyaan Pasangan OD-SK Dengan Harga Kopra dan Cingkeh...

Strike ! VAP Jawab Pertanyaan Pasangan OD-SK Dengan Harga Kopra dan Cingkeh Yang Anjlok

253
0

SULUT — Debat Publik/Debat Terbuka antar Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2020 Putaran Pertama dilaksanakan pada hari ini kamis 5 November 2020 di Katete wills Warembungan menyisahkan cerita yang sensasional.Pasalnya,Pasangan Nomor urut dua (2) Vonny Aneke Panambunan-Hendri Runtuwene (VAP-HR) tampil dengan gaya bahasa yang berbeda dengan paslon lainnya.

VAP dengan dialek Manado mampu menjawab pertanyaan paslon nomor urut tiga (3) Olly Dondo Kambey-Steven Kandouw (OD-SK) dan malah membuka mata publik terkait dengan hasil pertanian yaitu Kopra dan Cingkeh.

Pertanyaan paslon OD-SK di segmen ke tiga (3) berkenaan dengan pengembangan wilayah dan transformasi digital dijawab paslon nomor urut 2 dengan dialek manado yang kedengaran lucu namun objektif dan populis.

“Kalu kita jadi Gubernur maka yang kita mokembangkan adalah pertanian terutama kopra dan cingkeh.Kita suka hasil pertanian monae olehnya kita suka mobangun pelabuhan Ekspor di Bitung dan Amurang supaya nda ada lagi istilah Ijon ( Tengkulak)”,ucap VAP dengan dialek khas Manado,Kamis (11/2020.

Jawaban VAP atas pertanyaan paslon nomor urut 3,memantik perhatian dari mantan Bupati Minahasa Induk yang juga Ketua tim pemenangan paslon CEP-Sehan,Jantje Wowoling Sajow (JWS).

Menurutnya,meskipun jawaban VAP tidak terstruktur namun esensinya sangat jelas dimana sumber pendapatan pertanian kopra dan cingkeh yang hari ini menjadi icon Sulut , turut menunjang pengembangan wilayah dan infrastruktur di sulut.Karenanya hasil kopra dan cingkeh tidak bole digantungkan ke para tengkulak melainkan menyiapkan saran dan prasarana termasuk pelabuhan ekspor.

“Kita selalu bergantung ke mekanisme pasar,sehingga ketika pasar memainkan harga maka akan ber implikasi ke Petani,karenanya harus ada produk hukum melalui Perda Provinsi yang mengatur khusus tentang harga,pun tentunya sarana terutama pelabuhan sudah harus dipersiapkan agar produk pertanian bisa di ekspor langsun ke luar negeri”,tegas JWS.

Diketahui,di masa kepemimpinan OD-SK sebagai Gubernur,harga kopra dan cingkeh yang menjadi icon Sulut terus menurun hingga ber implikasi ke kesejahteraan petani.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini