Beranda Berita Utama Sulhan Manggabarani :Survei Bukanlah “Kitab Suci” Yang Isinya Adalah Kebenaran

Sulhan Manggabarani :Survei Bukanlah “Kitab Suci” Yang Isinya Adalah Kebenaran

265
0

BOLMONG — Sejumlah hasil survei berseliweren menjelang Pemilhan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), 9 Desember 2020.Anehnya, hasil survei elektabilitas dari pelbagai lembaga tersebut berbeda-beda dalam mengunggulkan pasangan calon (paslon). Kondisi ini kemudian membuat publik menjadi bingung membaca peta politik bila merujuk dari hasil survei kandidat.

Salah satu personel Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR D) Bolaang Mongondow, Sulhan Manggabarani,menyatakan ,fenomena klaim unggul dari hasil survei elektabilitas menjelang pilkada sudah lumrah terjadi. Sehingga publik harus cerdas dalam membaca dan mengamati hasil survei. Sebab, bisa jadi survei itu merupakan pesanan kandidat atau lembaga survei tersebut berafiliasi dengan kandidat.

“Rakyat harus hati-hati membaca hasil survei, apalagi menjelang hari pemilihan. Persoalannya hari ini mendadak banyak yang muncul hasil survei elektabilitas kandidat kemudian hasilnya berlawanan, semisal lembaga survei L mengunggulkan O dan lembaga survei J memenangkan C,” ucap pria yang akrab disapa Sulhan ini, Sabtu (6/11/2020).

Ia juga menegaskan bahwa hasil survei bukanlah penentu kemenangan atau acuan hasil pilkada. Hasil survei sebatas potret dari dinamika peta politik, itupun jika benar-benar dilakukan sesuai kaidah penelitian.

“Ya hasil survei itu bukan penentu kemenangan, bukan pula ‘kitab suci’ yang mana isinya merupakan kebenaran, apalagi banyak pengalaman hasilnya tidak akurat,” ucapnya.

Se_irama dengan tokoh muda partai golkar lolayan,Mahrin Lolung.Menurutnya Survei hanyalah potret dinamika politik dilapangan yang itupun hanya mengambil sample beberapa rumah atau Kepala Keluarga (KK).

“Survei tidak menjadi ukuran kemenangan salah satu paslon,sebab kita bisa melihat contoh dinamika politik di Pilgub Sulut.Jika orang luar datang ke BMR maka sudah pasti yang mereka asumsikan kandidat merah lah yang akan menang,tetapi coba tanya ke penduduknya,apakah benar mereka mencintai dan akan memilih kandidat tersebut.? Bisa dipastikan dari 10 Rumah yang akan dimasuki yang akan menjawab tidak sekira 8 KK”,Tegas Muhrin.//

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini