Beranda Berita Utama Paslon CEP-Sehan ‘Geruduk’ Wilayah Lawan, Ini Hasilnya

Paslon CEP-Sehan ‘Geruduk’ Wilayah Lawan, Ini Hasilnya

409
0

SULUT — Jelang hari pemungutan suara pada 9 Desember nanti, perang opini terus digencarkan para tim pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut).Kali ini yang santer dan marak dipublikasikan salah satu paslon adalah hasil survey internal mereka. Dimana pada publikasi yang viral di media sosial kemenangan Petahana berada di atas 60%.

Menanggapi hal tersebut, salah satu tim pemenangan Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-Sehan) Oktav Siahaan, menanggapi ‘perang opini’ semacam itu adalah lumrah dan biasa terjadi. “Ini lumrah dan biasa terjadi.Contoh bisa kita ambil di beberapa pilkada seperti saat pilkada DKI. Lembaga yang sama pernah mempublikasikan kemenangan lawannya Pak Anis yaitu AHOK. Tapi yang terjadi Pak Anis yang keluar sebagai pemenang dan sekarang pimpin DKI saat ini, ” ujar Papa pusung , sapaan akrab Oktav.

Senada dikatakan SSL, pada pidato politiknya saat melakukan kunjungan ke pendukungnya sepanjang jalan dari perbatasan Bolmong Selatan dan Gorontalo.

“ Berpolitik itu bukan main opini tapi kerja nyata.Misalnya rajin turun lapangan ke masyarakat kemudian mendengarkan keluh kesah mereka,selanjutnya tawarkan ide dan gagasan kita ketika terpilih nanti,Bukan dengan rilisan hasil survei”, ucap Eyang saat berorasi.

Dukungan pernyataan Eyang juga disampaikan salah satu anggota legislatif Bolsel dari fraksi Golkar,Sumitro Moha.
Menurut adik kandung almarhum Samsudin Kudji Moha ini, realitas politik di lapangan sangat berbedah jauh dengan hasil survei dari pulikasi lembaga yang viral di media sosial. Pasalnya, hampir semua wilayah yang didatangi Pasangan CEP-Sehan antusias warga sangat besar dan bahkan tak terbendung.

“ Kita bisa melihat dengan kasat mata,dimana setiap kali pasangan CEP-Sehan menghadiri Kampanye dialogis di desa-desa ataupun kelurahan,antusias warga begitu besar”,ucap Moha.
Salah satu yang nampak dan jelas terlihat saat ini kata Sumitro, daerah Bolsel yang konon katanya salah satu daerah basis mereka. Namun saat calon mereka datang berkunjung, masa atau kehadiran pendukung mereka tidak sebanyak dan seantusias kedatangan CEP-SSL.

“Bupati Bolmong,Bupati Bolsel,adalah bagian dari tim pemenangan Petahana,namun ternyata masyarakat lebih memilih Pasangan CEP-Sehan ketimbang Petahana.Ini membuktikan dimana ketertundukan masyarakat terhadap Bupati di daerahnya tidak menjadi ukuran,sebab pilihan masyarakat adalah figur bukan perintah dari atasan”,jelasnya.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini