Beranda Berita Utama Wakil Bendahara DPP PDI P Ini,Sempat Disebut Sehan Landjar “Goblok”

Wakil Bendahara DPP PDI P Ini,Sempat Disebut Sehan Landjar “Goblok”

252
0

SULUT — Sungguh malang nasib Wakil Bendahara PDI P ,Juliari P Batubara.Sudah diberikan jabatan Menteri Sosial dengan gaji melimpah, eh malah di geruduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Juliari ditangkap KPK karena diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi terkait Bantuan Sosial (bansos) COVID-19.

Selain Juliari, KPK juga menetapkan empat orang tersangka lain. Sebagaimana Dikutip dari detiknews.com, ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, kasus tersebut bermula dari informasi terkait adanya dugaan penerimaan uang oleh sejumlah penyelenggara negara yang diberikan oleh Ardian IM selaku swasta dan Harry Sidabuke kepada Matheus Joko Santoso selaku pejabat pembuat komitmen di Kemensos, Adi Wahyono dan Mensos Juliari Batubara.

Sedangkan khusus untuk Juliari,Lanjut Firli, pemberian uang melalui Matheus Joko Santoso dan Shelvy N selaku sekretaris di Kemensos. Juliari diduga menerima fee sebesar Rp 17 miliar, di mana uang-uang tersebut dikabarkan digunakan untuk kepentingan pribadinya.

“Penyerahan uang akan dilakukan pada hari Sabtu tanggal 5 Desember 2020, sekitar jam 02.00 WIB di salah satu tempat di Jakarta,” kata Firli dalam konferensi pers di KPK, Minggu (6/12/2020).

Selanjutnya, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara menyerahkan diri ke KPK pada Minggu (6/12/2020).

Untuk diketahui,sebelum adanya insiden penangkapan KPK, Juliari sempat bersitegang dengan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim),Sehan Salim Landjar.

Masalah yang sempat viral di media nasional ini terjadi pada bulan april 2020.Persoalannya berkaitan dengan mekanisme penyaluran BLT yang di anggap Sehan terlalu ber belit-belit. Hal ini kemudian membuat Sehan geram dan menyebut Mensos Goblok serta tidak merakyat.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini