Beranda Berita Utama Mengaku Sesepuh Partai Golkar, CEP : Akh,Itu Politik Dagang Sapi

Mengaku Sesepuh Partai Golkar, CEP : Akh,Itu Politik Dagang Sapi

201
0

SULUT — Datang ilang ta ilang-ilang,mungkin itulah bahasa pasar yang cocok untuk mereka yang mengaku sesepuh partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut).Iyaa, mereka adalah Tokoh politik yang sudah menua dan kadaluarsa di kancah politik lokal kemudian mulai merambah masuk ke urusan internal partai Golkar kemudian mencoba meng obok-obok kinerja kader dan hasil perolehan dalam kontestasi politik di Sulut.

Padahal,mereka (Sesepuh red) tidak ada sama sekali kontribusi di partai bahkan menjadi benalu yang hinggap di tempat satu ke tempat lain untuk bisa memuaskan hasrat material dan nafsu politik mereka.

Dilansir dari beberapa media online,bahwa ada beberapa politisi kadaluarsa yang mengaku sesepuh golkar melakukan pertemuan kemudian mencoba merekontruksi struktur partai dengan alasan nonlogis dan penuh hasrat memiliki kembali tampuk kepemimpinan DPD I Partai Golkar Sulut .

Ini jelas saja memantik perhatian Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) terkait adanya pertemuan tersebut.

“Agenda dagelan politik yang dimainkan oleh oknum yang mengaku sesepuh partai adalah Teori Politik dagang sapi “ Ujar CEP dengan nada kesal.

Tambah CEP, Bagaimana bisa mereka mengklaim Sesepuh Partai Golkar sedangkan saat pilkada dan beberapa agenda politik partai golkar mereka mendukung Calon lain.

“Ingat,DPP Partai Golkar sudah mengetahui dan menilai mana yang benar -benar loyal kepada Partai. Baru level Pilkada Saja mendukung Calon lain,bagaimana ke depan nantinya, apa bila ada kader Partai Golkar menjadi Calon Presiden dan Wakil Presiden’, pasti diragukan kesetian dan loyalitas selaku kader Partai” kata Wanita berparas cantik ini.

Hal senada juga disampaikan beberapa pengurus DPD II partai Golkar yang ada di Bolaang Mongondow Raya.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Bolaang Mongondow (Bolmong),Fadly simbuang kepada awak media menegaskan bahwa apa yang digulirkan oleh mereka yang mengaku sesepuh golkar dimana DPD I dibawah komando Ibu CEP gagal memenangkan beberapa pertarungan politik adalah perkataan yang tidak objektif dan terkesan tendesius,sebab dalam pertarungan kemarin partai golkar sudah sangat maksimal.

“Golkar Sulut sudah sangat maksimal dalam pilkada kemarin,tapi yang perlu diketahui bahwa yang kita lawan adalah kekuasaan serta memiliki sumberdaya yang sangat kuat dan solid juga,sehingga bilamana ada dari mereka yang mengatakan Golkar sulut gagal justru merekalah yang menjadi bagian kelompok yang menggagalkan perjuangan”,urai Simbuang dan di Aminkan Ketua DPD II Bolaang Mongondow Selatan,Hartina Badu.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kotamobagu,Djealantik Mokodompit.

Menurut Mokodompit,partai golkar Sulut masih sangat solid serta patuh terhadap ibu CEP sebagai Pimpinan Partai.Olehnya jika ada segelintir orang yang mengaku sesepuh partai mengatakan ibu CEP gagal memimpin partai maka patut dan harus dipertanyakan motiv mereka.

“Dalam kontestasi politik kemarin,kemana arah politik mereka ? Bukankah oknum-oknum tersebut tidak bersama kami di arena juang ?

Kenapa nanti hari ini terlihat begitu peduli dengan partai golkar sulut,ada apa ?”,tanya Mokodompit sembari menegaskan DPD II sulut tetap berada dibawa komando Ibu CEP.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini