Beranda Berita Utama Temui Windri Patilima di Kotamobagu,Ini Pesan CEP

Temui Windri Patilima di Kotamobagu,Ini Pesan CEP

311
0

KOTAMOBAGU — Meski disibukan dengan urusan kepartaian,Ketua DPD I partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut),Chiristiany Eugenia Paruntu (CEP) menyempatkan waktu datang bersilaturahmi di tempat Windri Patilima.

Mantan Bupati Minahasa Selatan 2 periode ini,tiba di kota kotamobagu Pukul 15.00 wita,dan disambut suka cita owner totabuan citawaya,Mikhael Bibisa bersama sang juara Windri Patilima di Hotel Patrajasa yang terletak di Kelurahan Mogolaing kecamatan Kotamobagu Barat.

Tak berselang lama,rombongan CEP bersama dengan Windri patilima dan keluarga besar Totabuan citawaya,melanjutkan pertemuan sekaligus makan malam di salah satu restoran ternama di Kota kotamobagu,D’talaga.

Di sela-sela makan malam tersebut,CEP sapaan akrab mantan Bupati Minahasa Selatan (Minsel) menyampaikan rasa bahagianya atas kemenangan putra asli Sulut di ajang Mixed Martial Arts (MMA) Fight Night 46.

“Saat Windri bertanding,saya juga ikut menonton melalui televisi,saya berdoa semoga Windri bisa meraih kemenangan.Dan Puji Tuhan,dia bisa meraih kemenangan dan bisa membawa pulang sabuk juara”,Ucap CEP,Kamis (17/6/2021).

Selain mengucap syukur,CEP juga bangga karena Windri meski dengan keterbatasan anggaran dan alat untuk latihan namun bisa menunjukan kualitasnya dihadapan rakyat indonesia pencinta MMA dan terkhusus masyarakat BMR.

“Selaku bagian dari masyarakat BMR,saya sangat bangga atas kemenangan Windri di ajang MMA.Semoga kedepan akan banyak lagi juara-juara baru yang akan lahir dari sasana Sulut terkhusus BMR”,ujar CEP sambil menepuk bahu Windri.

Terpisah,Windri Patilima saat diwawancari awak media mengucapkan banyak terimakasih atas suport dan doa atas segala giat dan usahanya dalam pertandingan memperebutkan sabuk MMA.

“Sukur Moanto,sukur mobarong untuk ibu CEP atas bantuan dan juga suporting doa atas dirinya.Semoga kedepan,akan banyak lagi orang-orang yang peduli dengan potensi yang ada pada anak muda di BMR.Sebab,tidak ada guna satu daerah memilika sumber daya bilamana kita tidak bisa mengelolahnya dengan baik,contohnya sumber daya yang dimiliki anak muda di bidang olahraga MMA.Jika tidak ditopang maka akan layu dan stag dengan sendirinya”,tegas Windri.//

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini