Beranda Kotamobagu Terkait Dugaan Penganiayaan Terhadap Mantan Bupati Boltim,Ini Penjelasan Kapolres Kota Kotamobagu

Terkait Dugaan Penganiayaan Terhadap Mantan Bupati Boltim,Ini Penjelasan Kapolres Kota Kotamobagu

73
0

KOTAMOBAGU — Mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sehan Salim Landjar (SSL) akhirnya resmi mempolisikan AK alias Ali Kenter atas dugaan penganiayaan.

Peristiwa ini sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/B/185/XII/2021/SPKT/ Polsek Kotamobagu/Polres Kotamobagu/Polda Sulut, Tertanggal 30 Desember 2021.

Namun,ada sisi menarik yang menjadi bola liar di publik.Dimana,dalam peristiwa tersebut Kapolres Kota Kotamobagu,Irham Halid SIK bersama dengan satu anggota yang saat itu kebetulan berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dikatakan sempat dibentak,terduga penganiayaan, Ali Kenter.

Pernyataan di beberapa media tersebut sangat disayangkan Irham Halid ,sebab dirinya menganggap apa yang disampaikan tidak sesuai fakta di lapangan.

“Saat itu saya ditelpon beliau (Sehan Landjar), dan kebetulan kondisi saya dalam keadaan kurang sehat, saya pun sempat menolak,”kata Kapolres Kotamobagu,dikutip dari media Teras online.

Namun saat itu ,Kapolres Kotamobagu Irham Halid walaupun dalam keadaan tidak sehat memutuskan datang ke lokasi.

“Saat saya tiba disitu sudah ada Sehan Landjar dan AK yang sudah nyaris berkelahi,”ucap Kapolres.

“Pada saat itu tangan AK sudah dalam keadaan marah sambil pukul-pukul dada, AK saat itu meminta agar Sehan Landjar mengembalikan uang yang dia pinjam,” kata Kapolres.

Jadi lanjut Kapolres,Ali Kenter tidak pernah mengeluarkan kata-kata dengan nada membentak melainkan hanya menepuk dadanya karena sudah dalam keadaan marah.

“Tidak ada kalimat membentak,yang ada Alken hanya menepuk dadanya karena sudah dalam keadaan emosi”,tutupnya.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini