Beranda Berita Utama Asram : Atas Nama Kemanusiaan dan Keadilan,DPR Secepatnya Bahas RUU Pemasyarakatan

Asram : Atas Nama Kemanusiaan dan Keadilan,DPR Secepatnya Bahas RUU Pemasyarakatan

91
0

KOTAMOBAGU – Pernyataan anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil yang sepakat untuk mendorong pembahasan RUU Pemasyarakatan agar disahkan menjadi UU serta meminta pemerintah mencabut PP 99 sebagai tindak lanjut antisipasi Pemerintah terhadap penyebaran Covid 19 di dukung penuh mantan Sekretaris Umum Hmi Cabang Bolaang Mongondow,Asram Abdjul.

Menurutnya, Kondisi rutan dan lapas yang telah over kapasitas akan sangat mudah dan rentan terpapar Covid 19 disebabkan kondisi dalam rutan juga lapas sangat jauh dari protokol pengamatan kesehatan yakni menjaga jarak,sosial distancing dan kondisi higienis.

“Dengan kondisi seperti ini sebaiknya pemerintah memberikan cuti menjelang bebas bagi narapidana yang telah menjalani 2/3 masa tahanan didalam Rutan dan Lapas,tanpa terkecuali baik pidana umum maupun khusus sehingga mimpi buruk narapidana bahwa Rutan dan Lapas akan menjadi kuburan massal karna Covid 19 terhindar”,pinta Asram.

Tambahnya,persoalan virus mematikan ini adalah masalah bersama yang wajib dipikirkan dan dibijaki.Sehingga atas nama kemanusiaan dan keadilan maka alangkah baiknya DPR secepatnya membahas RUU Pemasyarakatan untuk dan juga mencabut PP 99.

“ Dengan melihat kondisi sekarang,dimana korban terus berjatuhan karena wabah Virus Corona maka atas nama kemanusiaan dan keadilan kami meminta DPR agar segera membahas RUU Pemasyarakatan serta mencabut PP 99” tegas Aktivis Muslim Kotamobagu ini.

Diketahui PP 99 yang dimaksud yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 yang mengatur ketat remisi terpidana. Hal itu diklaim menyebabkan overkapasitas di lapas.

Akibat ‘pemasungan’ itu, banyak muncul masalah di lembaga pemasyarakatan mulai dari kelebihan muatan, pembinaan, fasilitas, hingga pendanaan.//prd

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini