Beranda Berita Utama Larangan Eks Napi Korupsi Maju Pilkada Dimentahkan MK,Imba “Orang Bodok” Pun Tau

Larangan Eks Napi Korupsi Maju Pilkada Dimentahkan MK,Imba “Orang Bodok” Pun Tau

48
0

POLITIK– Soal rencana eks napi kasus korupsi yang dilarang maju di Pilkada, Jimmy Rimba Rogi mengatakan bahwa peraturan tersebut yang sebelumnya sempat dibuat KPU sudah dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK).

“ Yang jelas Mahkamah Konstitusi sudah tolak. Orang Bodok pun tahu bapikir soal itu,” kata Imba dikutip dari Tribunmanado.co.id.

Panglima sapan akrab Imba juga meminta agar Ketua KPU, Arief Budiman jangan seperti Tuhan. Pasalnya kata dia, narapidana kasus apapun sudah menjalani pemidanaan sebagai akibat dari perbuatan melawan hukum.

“Ketua KPU (Arief Budiman) jangan jadi seperti Tuhan. Rupanya narapidana itu dianggap tidak ada pertobatan. Dia so tahu orang pe salah deng nyanda Kita 4 kali da laundry (penjara), tamang. Laundry pertama di Rutan Polres Jakarta Utara. Kedua di Rutan Cipinang. Ketiga di Lapas Cipinang. Keempat di Lapas Sukamiskin. 4 kali laundry. Belum tentu orang yang nda masuk penjara, siapa tu lebe bersih. Hanya Tuhan yang tahu,” tegas dia.

Disisi lain Pakar hukum Margatito kamis juga telah menegaskan bahwa Keinginan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) melarang mantan terpidana kasus korupsi ikut pilkada dinilai melanggar ketentuan hukum dan hak asasi manusia ( HAM).

“Larangan mantan terpidana kasus korupsi maju pilkada dinilai melampaui kewenangan undang-undang dan menabrak putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA) sehingga dinilai melanggar HAM? Sebab berdasarkan UUD 1945, jika melarang, maka membatasi hak individu, ” ujar Margarito dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).//PP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini