Beranda Berita Utama Tak Terima Disebut LSM Nasi Bungkus,Ini Penjelasan DPW LP2KP

Tak Terima Disebut LSM Nasi Bungkus,Ini Penjelasan DPW LP2KP

87
0

BOLMONG— Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) di kritik habis-habisan masyarakat Desa Toraut Kecamatan Dumoga Barat.Pasalnya statemen salah satu personel LSM ini di duga kuat hanya isapan jempol semata.

Salah satu masyarakat Desa Toraut,Jhein Taib ketika menghubungi awak media,Rabu 11/2019 mengatakan bahwa stemenen LSM LP2KP tentang adanya dugaan penyalahgunaan anggaran di desa toraut induk adalah fitnah dan terkesan politis.

Hal ini disebabkan LSM LP2KP hanya menerima laporan warga tanpa meng croscek terlebih dahulu kebenarannya.Pun Pemberitaan tersebut keluar saat Desa Toraut sementara menghadapi pemilihan Sangadi (Pilsang).

Baca : https://bolmora.com/11/2019/34276/penggunaan-anggaran-dandes-toraut-induk-diduga-tidak-sesuai-prosedur-lp2kp-minta-kepolisian-dan-kejaksaan-segera-turun/

“LSM LP2KP saat melakukan investigasi di desa toraut terkait penyimpangan penggunaan dana desa hanya dengan menerima laporan warga,tak ada upaya croscek ataupun konfirmasi ke pihak inspektorat.Saya yakin bahwa itu semata mata adalah fitnah karna tidak di dukung dengan bukti dan fakta yg akurat”,ungkap jhein dengan nada keras.

Tambahnya,gaya investigasi ala nasi bungkus yang dipertontonkan LSM LP2KP ini sangat meresahkan pemerintah  dan masyarakat desa Toraut.Olehnya saya meminta kepada oknum oknum  yg menamakan dirinya  LSM  untuk segera minta maaf secara lembaga ke pemerintah dan masyarakat desa toraut.

“Kami selaku masyarakat Desa Toraut meminta kepada personel LSM LP2KP untuk segerah meminta maaf kepada jajaran pemerintah desa toraut,karena pernyataan personilnya kami nilai sebagai Fitnah dan pencemaran nama baik Pemerintah”,tegasnya.

Dewan Pimpinan Wilayah LSM LP2KP ,Olan Thalib ketika dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa persoalan yang terjadi di Desa Toraut terkait dengan statemen personel LSM nya tidak ada kaitan sama sekali dengan DPW karena dia (Derek red) adalah devisi Intelegent dan Investigasi dan secara struktural kami terpisah sebab komunikasi mereka langsung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“ Silahkan komunikasi dengan Devisi Investigasi,karena secara struktural kami terpisah,laporan mereka langsung ke DPP tidak melalui kami.Jadi jika ada anggapan sebagian masyarakat bahwa DPW mengetahui atau terlibat dalam urusan di Desa Toraut itu salah kamar”,Jelas Olan.

Namun lanjut Olan,Jika masyarakat memang tidak menerima statemen personel LSM LP2KP maka silahkan menempuh jalur hukum.Sebab saya tetap meyakini bahwa Derek telah memegang data sebelum merilis statemen ke media.

”Silahkan laporkan jika merasa bahwa pernyataan personel LSM LP2KP adalah fitnah,jika terbukti maka kami pun aka menghormati keputusan hukum.Namun saya masih tetap berkeyakinan bahwa derek telah mengantongi bukti-bukti”,tutupnya.//prd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini